Contoh Produk
Botol air mineral...
Deskripsi
Deskripsi lengkap...
Butuh ratusan tahun agar sampah plastik bisa hancur. Apa yang kamu buang ke laut, akan kembali ke piringmu. Plastik yang bertahan lama ini perlahan terurai menjadi mikroplastik, dimakan ikan, dan berakhir sebagai racun tak kasat mata di tubuh keluargamu.
Daftar kontributor pengelolaan sampah plastik paling banyak.
7.5 Kg
Latu Abiyyu berhasil menjadi salah satu kontributor terbaik EkOlah.5.0 Kg
Bararah Daru berhasil menjadi salah satu kontributor terbaik EkOlah.4.0 Kg
Nila Dwi Puspita berhasil menjadi salah satu kontributor terbaik EkOlah.Cek simbol segitiga daur ulang pada kemasan produk sehari-hari.
Dari 3R jadi 10R! Yuk, kenali gaya hidup baru yang ramah lingkungan.
(Menolak)
Berani bilang "Tidak" pada plastik sekali pakai, seperti sedotan atau kresek dari kasir.
(Memikirkan Kembali)
Pikir-pikir dulu sebelum beli barang baru. Apakah benar-benar butuh atau cuma lapar mata?
(Mengurangi)
Kurangi pemakaian barang yang cepat jadi sampah. Pilih produk yang awet dan tahan lama.
(Menggunakan Kembali)
Selalu bawa tas belanja kain atau botol minum sendiri (tumbler) ke mana-mana.
(Memperbaiki)
Kalau ada barang atau elektronik yang rusak, coba perbaiki dulu yuk! Jangan langsung dibuang.
(Memperbarui)
Kreasikan dan percantik furnitur atau barang lama agar tampak baru dan segar kembali.
(Membuat Ulang)
Memanfaatkan komponen barang yang sudah tidak terpakai menjadi barang baru yang berguna.
(Beralih Fungsi)
Ubah botol plastik bekas jadi pot tanaman hias, atau kaleng bekas jadi tempat pensil lucu.
(Mendaur Ulang)
Pisahkan sampah dari rumah dan setorkan lewat fitur EkoSetor agar bisa didaur ulang dengan tepat!
(Memulihkan)
Tahap akhir industri: Mengolah sisa sampah yang tidak bisa didaur ulang menjadi sumber energi baru.
Hal-hal sederhana ini terlihat kecil, tapi efeknya besar kalau dilakukan bersama-sama.
Bawa tumbler sendiri ke kafe, bukan beli air kemasan.
Selalu belanja pakai tas kain (mengurangi kantong kresek).
Donasikan baju yang masih layak pakai kepada yang membutuhkan.
Gunakan produk isi ulang (refill) seperti sabun atau sampo.
Olah sisa makanan dapur menjadi pupuk kompos.
Bacaan terbaru untuk wawasan lingkungan yang lebih baik.
Namun, di sela-sela akar napas yang seharusnya menjadi simbol kehidupan, sering kali tersangkut lemb...
Baca Selengkapnya
Pemerintah menekankan bahwa persoalan sampah plastik tidak bisa lagi dipandang sebatas isu lingkunga...
Baca Selengkapnya
Pengelolaan sampah plastik kini berada pada titik kritis. Jika penumpukan sampah terus berlangsung t...
Baca Selengkapnya